Fusce suscipit varius mim sociis natoque penatibus et magnis dis.

Just A Simple Blog, From A Simple Man

"Gunakan Semua Bakat dan Karunia yang Anda Miliki Untuk Perbaikan Masyarakat, Perbaikan Dunia dan Kebaikan Sesama
Inilah caranya melakoni hidup dalam doa"
~ Anand Krishna 




Seorang teman beberapa bulan lalu ketika  sedang hang out disebuah café mengatakan kepada saya, “Gua pikir semua orang pada dasarnya sedang kesepian, mereka sedang berperangan dengan kesepian. Kesepian yang sebenarnya ngga mereka sadari”.

Waktu itu saya hanya diam saja, memandang wajah teman tersebut dan sambil menyeruput minuman, dan menikmati waktu hang out tersebut. Irama musik menemani malam, menghibur siapa saja yang malam itu sedang berda didalam café tersebut.

Namun belakangan perkataan teman itu kembali mengusik diri saya. Dan harus saya akui bahwa perkataanya itu benar adanya, bahwa kita semua memang sebenarnya sedang kesepian.

 

 

 

Tak percaya?, cobalah berdiam diri dirumah sendirian, tanpa musik, tanpa teve, tanpa apa-apa, hanya duduk dan menikmati kesunyian. Ada rasa aneh yang akan segera menyeruak mengisi alam sadar kita, rasa yang aneh itu adalah rasa kesepaian yang mulai memukul-mukul alam jaga kita.

Dan untuk menghalau rasa sunyi itulah kemudian tempat hiburan, tayangan televisi dan apa-pun namanya diciptakan untuk menghibur kita semua. Untuk menghalau rasa sunyi – menghalau rasa sepi. Untuk sesaat, rasa sunyi itu bisa terlupakan. Namun pada akhirnya kita semua akan selalu berhadapan dengan rasa sunyi itu.

Menemukan Kembali “Inner Self”

Bolak balik ke Timur dan Barat otak ini bertualang, berpikir – hingga mencari pembenaran tentang rasa sepi yang sebenarnya sedang membantai manusia tanda disadari. Jawabannya hanya satu, rasa sunyi itu disebabkan karena kita tepisah dari “Inner Self”, kita terpisah dari jati diri kita.

Tergiang kembali, ucapan Anand Krishna pada salah satu ceramahnya,

“Darimana asalku?,

Mau kemana tujuanku?,

Sudah beradapa dekat aku dari tujuanku?”.

Anand Krishna sejak 1991 telah berbagi bersama bangsa Indonesia tentang bagaimana kembali menemukan kembali Inner Self, melalu ceramah dan buku-bukunya Anand Krishna mengajak siapa saja untuk kembali pulang ke rumah jiwanya. Menurut Anand sebenarnya menemukan bukanlah kata yang tepat, melainkan merasakan. Anand memberikan caranya dengan latihan-latihan meditasi, bagi Anand setiap individu harus menempuh perjalanan sendiri, setiap individu harus memberdayakan dirinya sendiri.

Pulang kembali ke rumah jiwa untuk kembali merasakan kebahagian sejati, kebahagian sejati tidak bisa ditemui diluar diri, kebahagian sejati hanya dapat diketemukan dengan kembali ke dalam diri. Hanya untuk itulah Anand Krishna mendedikasikan hidupnya, mengajak dan membujuk setiap orang yang ditemuianya untuk mau kembali menegok kedalam dirinya sendiri.

Rasa sepi yang sedang membunuh diri kita semua, tanpa kita sadari disebabkan karena kita sudah terpisah dengan “Inner Self”, kita sudah terpisah dengan diri kita sendiri. Kita sedang tidak menuju ke rumah jiwa, kita sedang menjauhi rumah jiwa.

Dan Anand Krishna-pun selalu berseru disetiap kesempatan, “Saat mengambil U turn, saatnya menoleh ke dalam diri sendiri”.

“Pencarianmu, kalau kau masih ingin menggunakan kata itu, adalah untuk menemukan “Dirimu” sendiri. Lebih tepatnya lagi, untuk menyadari siapa dirimu sebenarnya. . . . Sebutlah itu Pengembaraan Jiwa” (Anand Krishna)