Fusce suscipit varius mim sociis natoque penatibus et magnis dis.

Just A Simple Blog, From A Simple Man

"Gunakan Semua Bakat dan Karunia yang Anda Miliki Untuk Perbaikan Masyarakat, Perbaikan Dunia dan Kebaikan Sesama
Inilah caranya melakoni hidup dalam doa"
~ Anand Krishna 




Satria bukanlah lulusan IPDN yang kebal pukul dan gebuk, Satria juga bukanlah manusia berjubah putih yang berteriak-teriak menyebut nama TUHAN sambil membakar dan menghancurkan apa-apa yang tidak sefaham dengan dirinya.

Satria juga bukan para intelektual yang pandai berbicara, sambil mencuri jatah orang miskin. Satria juga bukan para kekar berseragam yang gemar angkat senjata sambil membentak-bentak rakyat. Ksatria juga bukan manusia berseragam, yang gemar meniupkan peluit untuk mendapatkan uang.

Ksatria adalah para dungu yang entah karena kecelakaan atau karena kesalahan apa lahir pada jaman yang tak beres, pada masa di mana kebenaran menjadi barang langka, pada masa di mana nafsu dan angkara memegang  kekuasaan, pada masa di mana Nabi dan Rasul Menjadi momok yang mengerikan.

Ksatria adalah anak manusia lemah, yang digembleng oleh penderitaan. Oleh caci maki dan hujatan. Ksatria hanyalah anak manusia buta dan tuli, yang tak mampu melihat dan mendengar terkecuali apa-apa yang didesirkan oleh qalbunya. Ia hanya mengikuti desir halus qalbunya, sehingga seringkali ia menjadi nampak amat bodoh.

Karena bodohnya,
Maka ia tetap lugu.
Tertipu dan tertipu adalah aktifitas keseharian yang senantiasa menguncang-guncang jiwanya agar tegap berdiri menatap matahari dengan kesuka citaan, agar telapak kakinya menjadi kebal berjalan di jalan berbatu krikil tanpa alas kaki.

Jika engkau adalah seorang ksatria, maka telan apa yang diberi-Nya. Kunyah, Telan dan Cerna. Meski itu adalah pedih, meski itu adalah perih. Bukan kembang gula surgawi yang sering diumbar oleh mulut-mulut beraroma arak.

Kunyah,
Telan,
Cerna,
Meski itu pahit. Meski itu pedih.