Fusce suscipit varius mim sociis natoque penatibus et magnis dis.

Just A Simple Blog, From A Simple Man

"Gunakan Semua Bakat dan Karunia yang Anda Miliki Untuk Perbaikan Masyarakat, Perbaikan Dunia dan Kebaikan Sesama
Inilah caranya melakoni hidup dalam doa"
~ Anand Krishna 




Mungkinkah aku menjadi seperti ini tanpamu, mungkinkah aku mampu mengoperasikan komputer, mengirim e mail, membaca, menulis. Mungkinkah semua itu dapat aku lakukan tanpamu, guru.
Guru, engkau adalah cahaya di kegelapan. Di dalam keterbataan, engkau dengan sabar membimbing, membagi pengetahuan, rasa, dan cintamu kepada kami.Guru banyak para bijak terbentuk dari lekuk pahatanmu, tetapi engkau tetap terlupakan. Tetap doaku tetap, “semoga para petinggi negeri ini menghargaimu, semoga masyarakat mendudukanmu pada posisi mulya.
Engkau, guru. Lebih alim dari ulama. Engkau, guru lebih mulya dari pada ahli kitab. Karena engkau bekerja dengan hati, sangumu hanya 60. ribu sebulan. Tetap, para alim-ulama, para ahli kitab, sangunya seharga mobil.
Ah, doaku. Ku ganti saja. Semoga para alim ulama sadar, bahwa mereka tidak bisa jadi seperti sekarang ini tanpa guru. Bersedekahlah, berbagilah kepada guru. Sisihkan sedikit uang sumbangan umat yang kamu hamburkan untuk kawin, ya. . . dari pada buat kawin mending kamu bagi kepada guru. Mana tahu engkau benar-benar masuk surga. Mana tahu ?. Kan surga yang tahu Cuma Tuhan. Mana tahu Tuhan hanya bercanda. Eh ternyata surga . . . . Mana tahu. Namanya juga mana tahu. Kan yang maha tahu Cuma Tuhan. Bukan kamu wahai alim ulama, engkau tahu karena ada yang memberitahu. Oleh karena bersyukurlah kepada para guru, karena dari merekalah engkau jadi tahu.
Ah,
Ngalur-ngidul ngga jelas. Ngomelin orang, mending ngomongin diri sendiri. Kaya diri sendiri udah bener aja. Guru, tak ada yang bisa aku beri kepadamu.
“Lah wong untuk makan saja masih susah,
dalam hal itu, yang satu itu kita sama guru.
Sama-sama susah !”
Tetapi, mungkin engkau akan bangga jika aku menjadi manusia yang baik, berguna bagi nusa dan bangsaku. Mungkin. Aku tak tahu. Yang aku tahu, semoga Tuhan memberkahi engkau para guru.
Dihari guru ini, aku ingin berkata kepada penguasa bangsaku yang rakus. KALIAN SEMUA TAK AKAN ADA DI SANA, KALIAN SEMUA TAK AKAN PERNAH JADI SEPERTI SEKARANG, TANPA ADANYA GURU. TANPA GURU KALIAN BUKAN APA-APA. SO . . . . Hargailah guru kalian, dengan membuat kebijakan yang berkiblat pada kesejahteraan para guru.
SEMBAH SUJUDKU PADAMU PARA GURU. . . .  TERIMAKASIH ATAS TENUNAN PENGETAHUANMU. SENTUHAN CINTAMU. TERIMAKASIH. . . TERIMAKASIH . . . . .