Fusce suscipit varius mim sociis natoque penatibus et magnis dis.

Just A Simple Blog, From A Simple Man

"Gunakan Semua Bakat dan Karunia yang Anda Miliki Untuk Perbaikan Masyarakat, Perbaikan Dunia dan Kebaikan Sesama
Inilah caranya melakoni hidup dalam doa"
~ Anand Krishna 




Lagi iseng browse nyasar ke sebuah blog yang menampilkan postingan tentang Seorang Anak Yang Takut Dengan Neraka, kira-kira inti ceritanya begini, ada seorang anak yang sedang berwudhu, di dalam wudhunya itu ia menangis, kemudian ada seorang yang bertanya kepada anak itu, kenapa ia menangis, dan sianak menjawab, ia merasa ngeri atas api neraka, dan kemudian si pemilik blog menambahkan kata-kata soleh dan review tentang kesolehan yang tarik dari sudut pandang takut lebih tepatnya ketakutan yang amat sangat terhadap neraka.

Aku hanya dapat membayangkan kondisi kejiwaan anak tersebut setelah dewasa nanti, betapa penuh ketakutan jiwanya tersebut. Karena pada usia anak-anak seperti itu bukan kan masa-masanya harus bergembira, bukan dibebani  oleh suatu doktrin yang hanya akan membebani kondisi kejiwaannya kelak.

Saya pernah tenggelam disebuah danau ketika masih kecil umur 6 atau 7 tahun, yang gara-gara ulah iseng seorang teman yang bercanda, mendorong saya ke dalam danau,dan sayapun tenggelam. Butuh waktu yang cukup lama untuk kembali dapat menikmati air danau, untuk dapat kembali berenang.

Penah juga dulu sewaktu bulan puasa, ketika saya masih kecil karena sering diceramahi oleh pak guru agama, jika tidak berpuasa akan dimasukan api neraka, di panggang,hangus dan dihidupkan lagi. Bapak saya yang seorang buruh, yang kerjanya berat, tentu tidak dapat berpuasa, dan saya bertanya kepada ibu saya kenapa bapak tuidak berpuasa, dan ibu menjawab karena bapak harus kerja. . . . .

Dan saya sedih , saya takut bapak saya masuk neraka, dipangang……….Sampai saya berdoa kepada Tuhan, biar saya saja yang masuk neraka tapi jangan bapak saya. . …

Butuh waktu yang lama buat saya untuk memahami neraka dan surga, dan itu tidak mudah melalui pertantangan, penghancuran kondisi yang sudah terlanjur ada dan berkarat.

Ah, kenapa kamu takut akan neraka ? dan menginginkan Surga ?. bukankah yang terpenting adalah Allah itu sendiri.