Qalbu Seorang Pecinta

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah,...

Kebijaksanaan

Kebijaksanaan tak lagi menjadi kebijaksanaan bila terlalu sombong untuk meneteskan airmata, teramat...

Pembaharu

Pertama mereka tidak mempedulikanmu, lalu menertawakanmu, lalu mereka berkelahi dengan mu dan kamu...

Hati Yang Hidup

Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka...

Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

Rasa percaya diri timbul dari "hati yang percaya". Dan, hati yang percaya adalah hati yang kuat....

Berkaryalah Tanpa Pamrih

Perolehan "hari ini" adalah akibat dari perbuatan "kemarin". Perbuatan "hari ini" menjadi sebab bagi...

  • Qalbu Seorang Pecinta

    Friday, 17 September 2010 23:50
  • Kebijaksanaan

    Friday, 17 September 2010 23:47
  • Pembaharu

    Friday, 17 September 2010 23:53
  • Hati Yang Hidup

    Friday, 17 September 2010 23:57
  • Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

    Tuesday, 17 August 2010 11:06
  • Berkaryalah Tanpa Pamrih

    Tuesday, 17 August 2010 10:24
Dari Hati
Bhakti Sosial Di Panti St. Asuhan Vincentius

Dengan senyum yang ceria sekitar 40-an teman dari Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PPB)    [ ... ]


Menikmati Keceriaan Bersama Anand Krishna Di Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB)

Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) secara rutin setiap 2 minggu sekali menyelenggarakan acara ope [ ... ]


Ancient Indonesian History and Culture Bukan Hanya Belajar Sejarah Melainkan Memahami Juga Makna Filosofi Yang Terkandung

Ancient Indonesian History and Culture adalah sebuah program pembelajaran jarak jauh lewat internet  [ ... ]


Belajar Transpersonal Dari Developer Joomla

Joomla adalah salah satu software opensource berbasis CMS yang popular dan banyak digunakan oleh web [ ... ]


Yang Lain
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday107
mod_vvisit_counterYesterday134
mod_vvisit_counterThis week107
mod_vvisit_counterLast week1314
mod_vvisit_counterThis month4451
mod_vvisit_counterLast month6834
mod_vvisit_counterAll113814

Online (20 minutes ago): 11
Your IP: 38.111.147.83
,
Now is: 2012-05-20 12:11
Who's Online
We have 36 guests online
Sudut Hati Cerita Binaran Cahaya Cinta Dibening Bola Mata Ayah
Indonesian English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Hari ini aku ingin bercerita tentang ayahku, sosok hangat yang memberikan aku inspirasi untuk tetap melangkah mengikuti nuraniku sendiri. Ayahku manusia biasa namun itu yang membuatnya menjadi manusia yang luarbiasa. Kesederhanaan hidupnya menjadi contoh untuk tetap rendah hati, meski ayahku tersebut dikenal oleh banyak orang. Banyak yang menghormati ayahku, meski yang membencinya pun mungkin sama banyaknya. Mereka yang hormat dan mereka yang membenci ayah disebabkan oleh sebab yang sama yaitu karena ayah selalu berbuat sesuai dengan hati nuraninya, sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan yang terkandung di dalam setiap manusia. Mereka yang menyadari nilai-nilai kemanusiaan kan tergetar hatinya, mereka yang mengingkari nilai-nilai kemanusian akan menjauhi.

 

Namun ayahku tetap menjadi dirinya, disukai,dicaci bahkan hingga difitnah ayahku tetap menjadi dirinya sendiri. 2 tahun belakangan ini adalah tahun yang berat untuk ayah, dan juga untuk keluarga besar kami. Semenjak sekelompok orang yang tidak suka dengan kejujuran yang selalu ayah sampaikan menyerang dan merekayasa, sehingga ayah harus menghadapi permasalahan hukum yang sama sekali tidak masuk akal. Namun keabsrudan kondisi negeriku saat ini sudah mengakar hingga keaparatur hukum, sungguh sulit mencari keadilan, sungguh sulit untuk meneggakan keadilan di negeri ini. 2 tahun ini kutatap wajah dewi keadilan penuh borok dan nanah yang membuatku muak hingga muntah, 2 tahun ini kutatap rumah agung keadilan menjadi kumuh dan suram, sesuram malam ditegah belantara negeri yang dihuni oleh raksasa. Namun tiada yang tidak berputar, semua sedang berputar, karena perputaran inilah hukum kehidupan, malam inipun akan menjadi pagi. Suram dan kekumuh-an rumah agung keadilan akan kembali di sirami oleh cahaya mentari manakala manusia menyadari bahwa segalanya sedang berubah berubah menuju yang lebih baik, karena saat ini kondisi peradilan kita sudah ada pada posisi terburuk, maka bandul perubahan akan menggesernya kearah yang lebih baik, semoga secepatnya!. Sehingga tiada lagi anak manusia negeri ini yang dipermainakan dan dimajukan ke meja persidangan dengan tuduhan sama sekali yang tidak dapat dibuktikan bahkan ditingkat pemeriksaan.

 

 

 

Ayahku tetap berdiri, meski sering kali aku jumpai tubuhnya terasa lelah sekali. Siapa yang tidak menjadi lelah menghadapi permainan seperti ini ?,

 

Hari kemarin aku merasakan detak jantung ayah lelah sekali,

 

Sebagai seorang anak, aku marah, ingin kurobek dada mereka dan merenggut jantung mereka dan menjejalkanya kemulut busuk penuh kebohongan dan fitnah, namun ketika ku tatap wajah ayah. Amarahku lumer seperti bongkahan es yang tersentuh cahaya mentari, cairan meleleh kembali memadamkan bara api yang mulai membakar kesadaran diri,  senyum ayah kembali menyadari diriku akan nilai-nilai kemanusiaan, dan nilai-nilai kemanusiaan inilah yang membuat aku dan keluarga besar tetap berdiri menghadapai badai fitnah yang mendera dari segala penjuru, tak dapat dipungkiri badai ini berhembus dengan amat kerasnya membentur-bentur hingga kedalam sumsum, namun kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan yang ayah tanamkan kepada kami-lah yang membuat kami tetap tegak berdiri tak tercerai beraikan.

 

Kemarin, meski dalam kondisi lelah. Manakala kutatap wajah ayah, dan memandang bola-bola bening mata ayah, kembali binaran bening bola mata ayah membinarkan cahaya cinta. Cinta itulah kekuatan ayah, cinta itulah yang membentuk ayah, cinta itulah sumber kekuatan ayah. Cinta… cinta dan cinta itulah yang tetap mempersatukan kami.

 

Innalillahi wa inna ilaihi Rajiun,

Segalanya kembali dan berpulang kepadaMu Ya Rabb

Kuserahkan kebencian, kuserahkan amarah, kuserahkan kesombongan bahkan ke-aku-an egoku ini pun aku serahkan

Aku serahkan kepadaMu Ya Rabb

Dan didalam rahim semestamu semua itu terdaur ulang

Karena Engkau adalah Sang Pendaur Ulang Sejati

Semua terdaur ulang menjadi cinta begitu menyentuh rahimMu

Karena Engkaulah Sang Pencipta Sejati

Semua terdaur ulang menjadi cinta

Dan hanya cinta

Dan,

Kemudian Engkau sirami cinta itu ke bumi

Agar menjadi berkah untuk siapa saja

Yang mau membuka dirinya untuk anugerah terindah

Anugerah terindah dalam kehidupan manusia

Cinta,

Cinta,

Dan cinta

Amin Ya Rabbal Alamin

 

 

 

= = = =

Di Publikasikan di :

http://www.surahman.com/

http://www.oneearthmedia.net/ind

http://www.facebook.com/su.rahman.full

http://www.kompasiana.com/surahman

 



 


Baca Juga :