Hati Yang Hidup

Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka...

Pembaharu

Pertama mereka tidak mempedulikanmu, lalu menertawakanmu, lalu mereka berkelahi dengan mu dan kamu...

Kebijaksanaan

Kebijaksanaan tak lagi menjadi kebijaksanaan bila terlalu sombong untuk meneteskan airmata, teramat...

Berkaryalah Tanpa Pamrih

Perolehan "hari ini" adalah akibat dari perbuatan "kemarin". Perbuatan "hari ini" menjadi sebab bagi...

Qalbu Seorang Pecinta

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah,...

Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

Rasa percaya diri timbul dari "hati yang percaya". Dan, hati yang percaya adalah hati yang kuat....

  • Hati Yang Hidup

    Friday, 17 September 2010 23:57
  • Pembaharu

    Friday, 17 September 2010 23:53
  • Kebijaksanaan

    Friday, 17 September 2010 23:47
  • Berkaryalah Tanpa Pamrih

    Tuesday, 17 August 2010 10:24
  • Qalbu Seorang Pecinta

    Friday, 17 September 2010 23:50
  • Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

    Tuesday, 17 August 2010 11:06
Dari Hati
E-learning Spiritual Bagi Orang Modern

Pengertian E-Learning Dalam Kacamata Orang Awam   E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (dist [ ... ]


Food , Inc (ketika Keserakahan Menguasai Industri Makanan Dunia)

Jumat, 25 November 2011. Di padepoan One Earth One Sky One Humandkind diputar film berjudul Food, In [ ... ]


Me And My Book

Sekitar 8 - 10 tahuan lalu ketika sedang pacaran dengan seseorang berinisial M, toko buku adalah tem [ ... ]


Ketika Aku Menjadi Saksi Persidangan Andra Krishna Bagian 3

Pagi menjelang, sinar terang mentari memupuskan pedar-pedar mimpi malam tadi, mimpi indah, mimpi bur [ ... ]


Yang Lain
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday16
mod_vvisit_counterYesterday243
mod_vvisit_counterThis week837
mod_vvisit_counterLast week1515
mod_vvisit_counterThis month4798
mod_vvisit_counterLast month7577
mod_vvisit_counterAll93319

Online (20 minutes ago): 13
Your IP: 38.107.179.213
,
Now is: 2012-02-23 01:47
Who's Online
We have 17 guests online
Sudut Hati Artikel SEMAR Mitologi dan Symbolis Tentang KeEsa-an
Indonesian English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya
Bebadra = Membangun sarana dari dasar
Naya = Nayaka = Utusan mangrasul

Artinya : Mengemban sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia

Filosofi : Semar = Haseming samar-samar
Harafiah : Sang Penuntun Makna Kehidupan

Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : "Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tunggal".

Sedang tangan kirinya bermakna "berserah total dan mutlak serta berpegang teguh pada pendirian sobdo pandito Ratu, apa yang Tuhan mau itu yang dilakukan olehnya".

Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel yang dapat diartikan juga sebagai keteguhan hati.

Rambut semar "kuncung" (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan. Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai dengan sabda Ilahi.

Semar barjalan menghadap keatas maknanya : "dalam perjalanan anak manusia perwujudannya ia memberikan teladan agar selalu memandang keatas (sang Khaliq ) yang maha pengasih serta penyayang umat".

Kain semar Parangkusumorojo: perwujudan Dewonggowantah (untuk menuntun manusia) agar memayuhayuning bawono : menegakan keadilan dan kebenaran di bumi.

Semar tak pernah menyuruh atas nasehatnya dengan kata lain Semar selalu memberikan pilihan atas nasehatnya agar orang dapat memilih mana yang terbaik bagi hidupnya berdasarkan kesadaran yang dimiliki oleh orang tersebut. Wejangan Semar tidak dogmatis, tidak berisikan hitam putih, melainkan pilihan-pilihan yang mampu memicu kesadaran para sahabatnya.

Kebudayaan Jawa telah melahirkan religi dalam wujud kepercayaan terhadap Tuhan yang Maha Esa, yaitu adanya wujud tokoh wayang Semar, jauh sebelum masuknya Islam di tanah Jawa.Dikalangan spiritual Jawa ,Tokoh wayang Semar ternyata dipandang bukan sebagai fakta historis, tetapi lebih bersifat mitologi dan symbolis tentang KeEsa-an. Semar adalah Suatu lambang dari pengejawantahan expresi, persepsi dan pengertian tentang Illahi yang menunjukkan pada konsepsi spiritual. Pengertian ini tidak lain hanyalah suatu bukti yang kuat bahwa orang Jawa sejak jaman prasejarah adalah sudah Religius dan sudah ber keTuhan-an yang Maha Esa. Sayangnya semua itu sudah mulai luntur karena orang Jawa sendiri sudah mulai melupakan akar budayanya dan lebih senang dengan yang berbau import.

Bojo sira arsa mardi kamardikan, ajwa samar sumingkiring dur-kamurkan Mardika

artinya "merdekanya jiwa dan sukma", maksudnya dalam keadaan tidak dijajah oleh hawa nafsu dan keduniawian, agar dalam menuju kematian sempurna tak ternodai oleh dosa = ketidak sadaraan, atau ketidak seimbangan.

Ora kebanda ing kadonyan, ora samar marang bisane sirna durka murkamu


artinya : "dalam menguji budi pekerti secara sungguh-sungguh akan dapat mengendalikan dan mengarahkan hawa nafsu menjadi suatu kekuatan menuju kesempurnaan hidup".




Dirangkum Dari Berbagai Sumber



 


Baca Juga :