RACUN DARUBEKSI ‘Dibalik kesulitan Adalah Kemudahan’
Setelah Prabu Pandhu meninggal para Pendawa masih tinggal di Astina bersama para saudara kurawa. Sehubungan pewaris tahta adalah para pendawa yang masih muda muda maka untuk sementara tahta kerajaan diurus oleh Drestrarata dan para kurawa.
Kurawa adalah kelompok saudara yang berhati iri dan haus kekuasaan , kebencian kepada para Pendawa melahirkan berbagai macam tipu dan siasat yang bermaksud menghancurkan para pendawa. Pada suatu ketika diajaklah Bima saudara yang dianggap terhebat dari pendawa untuk duduk duduk ditepi Sungai, sewaktu istirahat Duryudana memberikan makanan yang lezat kepada Bima , tidak lama kemudian setelah makan Bima pingsan.
Hal ini disebabkan oleh racun Darubeksi yang sangat mematikan. Melihat Bima pingsan dan dalam konsidisi sekarat karena racun mulai menyebar, segeralah Duryudana mengikat badan Bima dengan akar-akaran dan batu kemudian dimasukkan kesungai.dengan maksud agar cepat mati dan menghilangkan jejak pembunuhan.
Tubuh bima tenggelam ke dasar sungai dan disambut oleh ribuan ular berbisa dan secara spontan ular itu menggigitnya, tetapi bukannya kematian yang didapat bima melainkan pertemuan antara racun darubeksi dan racun para ular itu menghasilkan penetralan racun ditubuhnya dan secara perlahan bima sadar dan bergerak-gerak akhirnya memutuskan tali akar.
“Sesungguhnya dibalik kesultan itu adalah kemudahan, dan Tuhanpun mengulaginya Sesungguhnya dibalik kesulitan itu adalah kemudahan”
Keep Rocking Sahabat !
| Baca Juga : |
|---|
|














