Kematian, Panduan Menghadapinya Dengan Senyuman
Apa pun keyakinanmu, kepercayaanmu, agamamu, tidak menjadi masalah, karena apa yang diungkapkan dalam buku ini adalah kebenaran tentang kematian, sesuatu yang terjadi pada setiap orang, apapun latar belakang kepercayaannya serta agamanya.
Ketahuilah bahwa kebernaran itu satu adanya.
Sesungguhnya, yang terbaik adalah menyadari Kebenaran ini selama masih bernyawa, sehingga kau dapat menghadapi maut dengan penuh kesadaran.
(Anand Krishna - KEMATIAN panduan untuk Menghadapinya dengan Senyuman)
. . . . . . . . . . . . Salah satu yang membuat saya tertarik dengan bapak Anand Krishna adalah pandangannya tentang kematian, bahwa selama ini kematian di pandang sebgai akhir dan kelahiran sebagai awal. Sehingga terbentuk garis lurus, hal ini membuat kita takut akan mati dan memandang kematian sebagai sebuah perkara yang harus dihindari, namun mungkinkah kita menghindari kematian ?. Ya, sudah dilupakan saja kalau begitu, karena semua sadar jika tidak mungkin menghindari kematian.
Pandangan bapak Anand Krishna tentang kematian adalah menerimanya sebagai peristiwa, layaknya kelahiran. Jika kita menerima kelahiran dan kematian maka kita akan membentuk lingkaran dimana awal adalah akhir, dan akhir adalah awal.
Di dalam buku 98 halaman ini bapak Anand Krishna mengantarkan kita pada pemahaman kematian yang belum pernah kita dapatkan sebelumnya, karena jujur para alim ulama dan pemuka agama jarang yang berani berbicara kematian, kalau pun berani berbicara tentang kematian hanya Standart formal saja. Mungkin karena mereka juga masih takut mati, atau malah memang tidak mengerti tentang kematian itu apa, pengetahuan mereka hanya dogma titipan dari leluhur mereka tanpa sempat mereka cerna. Dan mereka kemudian melontarkannya begitu saja, sehingga kita semua menjadi takut akan kematian.
Apapun agamamu, sadarilah kaupun akan mati. Dan selama nyawa masih bersemayam di dalam raga kasar ini, belajrnya untuk mengerti tentang kematian. Mana tahu esok kamu sudah harus bersalaman dengan malaikat maut, setidaknya ada bekal sedikit. Bcalah buku ini dan dengarkan wejangan serta tuntunan sang Maha Resi, setidaknya rasa takutmu tidak akan mencekam lagi, kau tetap akan merasakan takut, tetapi rasa takut tidak membelenggumu lagi.
Keep Rocking !
| Baca Juga : |
|---|
|













