Hati Yang Hidup

Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka...

Pembaharu

Pertama mereka tidak mempedulikanmu, lalu menertawakanmu, lalu mereka berkelahi dengan mu dan kamu...

Qalbu Seorang Pecinta

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah,...

Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

Rasa percaya diri timbul dari "hati yang percaya". Dan, hati yang percaya adalah hati yang kuat....

Berkaryalah Tanpa Pamrih

Perolehan "hari ini" adalah akibat dari perbuatan "kemarin". Perbuatan "hari ini" menjadi sebab bagi...

Kebijaksanaan

Kebijaksanaan tak lagi menjadi kebijaksanaan bila terlalu sombong untuk meneteskan airmata, teramat...

  • Hati Yang Hidup

    Friday, 17 September 2010 23:57
  • Pembaharu

    Friday, 17 September 2010 23:53
  • Qalbu Seorang Pecinta

    Friday, 17 September 2010 23:50
  • Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

    Tuesday, 17 August 2010 11:06
  • Berkaryalah Tanpa Pamrih

    Tuesday, 17 August 2010 10:24
  • Kebijaksanaan

    Friday, 17 September 2010 23:47
Dari Hati
Bhakti Sosial Di Panti St. Asuhan Vincentius

Dengan senyum yang ceria sekitar 40-an teman dari Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PPB)    [ ... ]


Menikmati Keceriaan Bersama Anand Krishna Di Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB)

Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) secara rutin setiap 2 minggu sekali menyelenggarakan acara ope [ ... ]


Ancient Indonesian History and Culture Bukan Hanya Belajar Sejarah Melainkan Memahami Juga Makna Filosofi Yang Terkandung

Ancient Indonesian History and Culture adalah sebuah program pembelajaran jarak jauh lewat internet  [ ... ]


Belajar Transpersonal Dari Developer Joomla

Joomla adalah salah satu software opensource berbasis CMS yang popular dan banyak digunakan oleh web [ ... ]


Yang Lain
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday98
mod_vvisit_counterYesterday134
mod_vvisit_counterThis week98
mod_vvisit_counterLast week1314
mod_vvisit_counterThis month4442
mod_vvisit_counterLast month6834
mod_vvisit_counterAll113805

Online (20 minutes ago): 13
Your IP: 38.107.179.214
,
Now is: 2012-05-20 11:53
Who's Online
We have 27 guests online
Sudut Hati Artikel Tanyakan Kepada Dirimu Sendiri
Indonesian English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Ada kisah sufi yang diceritakan sesorang teman kepada diriku, pada suatu malam Seorang guru memberikan secangkir anggur kepada beberapa muridnya masing-masing mendapat satu cangkir anggur, sengaja ia memperlihatkan botol dan merek minuman keras tersebut. Salah satu muridnya menolak untuk meminum dengan alasan haram.

Seorang muridnya meminum satu cangkir dengan nikmatnya, mungkin dipikirnya kesempatan, jarang-jarang diajak minum sama guru, dan guru itu menuangkan kembali anggur mengisi cangkir kosong itu, dan simurid kembali meminumnya, kemudian beberapa menit reaksi anggur mulai terasa kulit wajah simurid sudah mulai memerah, dan sang guru kemudian mengambil rotan dan memukul muridnya tersebut.

Beberapa murid lainnya meminum beberapa cecap, dan sang guru mulai berbicara. . . . . . .

Sang guru tengah berusaha untuk melepaskan pengkondisian yang sudah terlanjur ada, terkadang dia menggunakan anggur, terkadang menggunakan uang, apa saja akan digunakan untuk meningkatkan kesadaran muridnya.

Banyak yang gagal karena mengikuti anggapan, anggapan yang sudah terlanjur mengakar. Anggapan yang didapat dari buku, dari masyrakan, dari. . . . . .

Dipenguhujung bulan puasa ini, saya ingin bertanya “untuk apa puasamu?”

“Dan kenapa kamu berpuasa ?”

Jika jawabannya karena Allah, kemudian pertanyaannya adalah “Apakah Allah membutuhkan puasamu itu ?”

Jika kamu jujur, tentunya ada perasaan karena ingin mendapat pahala, coba dirasakan mana yang lebih besar karena pahala atau karena Allah?

Mungkin jawaban jujurnya karena pahala, berarti kamu telah melanggar niat puasamu sendiri, karena di dalam niat puasamu itu karena Allah. Tidak adakata karena pahala di dalam niat puasamu itu.

Atau, mungkin tidak karena Allah dan juga bukan karena pahala, engkau bisa saja mempuyai jawaban,  karena latihan, aku sedang melatih diriku.

Benarkah ?
Jika kamu sedang melatih diri, kenapa di sebelas bulan kemarin, atau yang berikutnya kamu tidak melatih diri?. Bahkan seorang pemain sepak bola professional macam David Becham harus latihan rutin setiap hari, jika memang untuk latihan setidanya dalam seminggu kamu berpuasa 1 hari. Bukan hanya 1 bulan dalam 1tahun

Atau mungkin karena engkau malu terhadap keluargamu, ibumu, bapakmu, adikmu, kakamu dan masyratakat jika kau tidak berpuasa.

Pada akhirnya puasamu hanya menghasilkan lapar dan haus saja.

Kenapa kau risaukan masyarakat, kenapa kau risaukan orang lain, kenapa tak pernah kau risaukan suara hati nuranimu sendiri yang selalu bertanya kenapa aku harus berpuasa ?.
Jawaban itu harus datang dari dirimu snediri, bukan datang dari masyrakat, bukan datang dari alim ulama, bukan datang dari. . . .

Jawaban itu harus datang dari dirimu sendiri
Kenapa harus merisaukan masyrakat, mengapa karus merisaukan orangtua dan keluarga, bukan urusan dengan Tuhan merupakan urusan diriku dengan Tuhan ?.

Lihat saja siang itu, pikiranmu begitu kacau kau merisaukan apa-apa yang belum terjadi Cuma karena aku berbicara tentang hal-hal yang tidak ingin kau dengar, hal-hal yang kau pikir mengerikan, menyeramkan.

Jikalau engkau benar-benar berpuasa maka pikiranmupun seharusnya kau puasakan, kau tidak akan terbawa oleh permainan pikiranku tetang hal-hal yang menyeramkan, dari satu point itu saja kau telah berbohon kepada dirimu sendiri. Dan bukan kah berpuasa melarang kita untuk berbohong, bahkan termasuk kepada diri kita sendiri.

Sekali lagi aku bertanya, “Untuk apa kau berpuasa ?”



 


Baca Juga :


Secured by Siteground Web Hosting