Hati Yang Hidup

Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka...

Pembaharu

Pertama mereka tidak mempedulikanmu, lalu menertawakanmu, lalu mereka berkelahi dengan mu dan kamu...

Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

Rasa percaya diri timbul dari "hati yang percaya". Dan, hati yang percaya adalah hati yang kuat....

Kebijaksanaan

Kebijaksanaan tak lagi menjadi kebijaksanaan bila terlalu sombong untuk meneteskan airmata, teramat...

Qalbu Seorang Pecinta

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah,...

Berkaryalah Tanpa Pamrih

Perolehan "hari ini" adalah akibat dari perbuatan "kemarin". Perbuatan "hari ini" menjadi sebab bagi...

  • Hati Yang Hidup

    Friday, 17 September 2010 23:57
  • Pembaharu

    Friday, 17 September 2010 23:53
  • Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

    Tuesday, 17 August 2010 11:06
  • Kebijaksanaan

    Friday, 17 September 2010 23:47
  • Qalbu Seorang Pecinta

    Friday, 17 September 2010 23:50
  • Berkaryalah Tanpa Pamrih

    Tuesday, 17 August 2010 10:24
Dari Hati
E-learning Spiritual Bagi Orang Modern

Pengertian E-Learning Dalam Kacamata Orang Awam   E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (dist [ ... ]


Food , Inc (ketika Keserakahan Menguasai Industri Makanan Dunia)

Jumat, 25 November 2011. Di padepoan One Earth One Sky One Humandkind diputar film berjudul Food, In [ ... ]


Me And My Book

Sekitar 8 - 10 tahuan lalu ketika sedang pacaran dengan seseorang berinisial M, toko buku adalah tem [ ... ]


Ketika Aku Menjadi Saksi Persidangan Andra Krishna Bagian 3

Pagi menjelang, sinar terang mentari memupuskan pedar-pedar mimpi malam tadi, mimpi indah, mimpi bur [ ... ]


Yang Lain
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday18
mod_vvisit_counterYesterday243
mod_vvisit_counterThis week839
mod_vvisit_counterLast week1515
mod_vvisit_counterThis month4800
mod_vvisit_counterLast month7577
mod_vvisit_counterAll93321

Online (20 minutes ago): 14
Your IP: 38.107.179.214
,
Now is: 2012-02-23 01:51
Who's Online
We have 12 guests online
Sudut Hati Artikel Perayaan 21 Tahun Anand Ashram “Be Joyful And Share You Joy With Others”
Indonesian English French German Italian Portuguese Russian Spanish

14 Januari 2012 , bertempat di Padepokan One Earth One Sky One Humand Kind, Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) merayakan hari jadinya yang ke 21 tahun. Acara yang bertemakan “Be Joy And Share You Joy With Others” tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh yang memiliki visi dan misi yang sama dengan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) yaitu Prof. Djohan Effendi (Mensekneg 200 – 2001), Fakhri Rahman (Kasubdit bidang wilayah IV Ditjen Promosi Pariwisata dalam negeri), Aswi Warman Adam (peneliti LIPI), Julia Suryakusuma (penulis, Kontributor Jakarta Post), Moulik (kedutaan Amerika), Ugiek Kurniadi (dewan Pimpinan Pusat PA GMNI) dan Venerable Mahathera Sanghasena (Pendiri The Mahabodhi International Meditation Centre).

 

 

 

Dr. Wayan Sayoga yang merupakan ketua dari Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) membuka kata sambutannya dengan mengucapkan terimakasih kepada semua yang berkenan hadir merayakan hari ulang tahun Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB), selama 21 tahun tentunya Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) mengalami cobaan demi cobaan yang tak lain untuk tetap membuat Yayasan tersebut tumbuh dan terus berkembang. Cobaan demi cobaan tersebut berhasil diatasi dengan semangat persatuan dan persaudaraan yang didapat dari Anand Krishna selaku pendiri Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB).

Berhasil Menerapkan Interfaith Yang Harmony

Prof. Djohan Effendi (Mensekneg 2000 – 2001) membuka sebuah cerita yang mengatakan terkadang perbuatan seorang Guru akan sangat bertentangan dengan apa yang kita pikirkan, namun akan selalu ada maksud tersembunyi dari tindakan seorang Guru yang diperuntukan untuk kita semua agar dapat melihat kebenaran.

Dia juga menambahkan bahwa diluar sana banyak yang membangun sekat-sekat memisahkan manusia satu dengan manusia lainnya, namun di dalam sini sekat-sekat itu berhasil di cairkan. Anand Ashram telah berhasil mempraktekan interfaith yang harmony, Djohan  juga memberikan ucapan selamat untuk hari jadi yang ke 21 bagi Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB).

Anand Ashram Adalah Jawaban Dari Banyak Persoalan Di Indonesia

Julia Surya Kusuma (Penulis, Kontributor Jakarta Post) membuka dengan kenangan pertama berjumpa dengan Anand Krishna sekitar 20 tahun lalu, dia mengakui bahwa dirinya dan Anand Ashram memiliki kesamaan visi yaitu sama-sama berjuang bagi Pluralisme. Julia menambahkan bahwa Anand Ashram merupakan jawaban bagi banyak persoalan di Indonesian, persoalan kekerasan yang mengatas namakan agama, persoalan disintregasi bangsa. Harusnya pemerintah belajar dari apa yang sudah dilakukan oleh Anand Ashram dalam mengapresiasi perbedaan antar agama.

Mengatasi Persoalan Dengan Duduk Bersama

Moulik (Kedutaan Amerika) membuka dengan perasaan senang bisa hadir kembali di padepokan One Earth One Sky One Humandkind, diakui oleh dirinya bahwa dia berasal dari Amerika namun merasa bahwa Indonesia adalah rumahnya. Moulik mengatakan bahwa permasalahan di Amerika, permasalah di Indonesia dan permasalahan di dunia ini adalah sama. Dan cara mengatasinya pun sama yaitu dengan duduk bersama, dengan kebersamaan kita dapat mengatasi permasalahan-permasalahan yang sedang kita hadapi, Moulik mengucapkan selamat atas ulang tahun Anand Ashram, tetap mempertahankan apa yang sudah dicapai dan selalu berkarya.

Bhineka Tunggal Ika Adalah Sesuatu Yang Harus Terus Menerus Diperjuangkan

Anand Krishna selaku pendiri dari Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) yang juga dikenal sebagai aktivis spiritual dan penulis 140an lebih buku dalam bahasa Indonesia dan Inggris mengatakan bahwa Bhineka Tunggal Ika harus tetap diperjuangkan bersama-sama, Bhineka Tunggal Ika adalah merupakan solusi dari permasalah dunia saat ini.

Anand menjelaskan bahwa perbedaan secara phisik tidak mungkin dipersatukan, namun secara esensi yaitu kemanusiaan kita semua bisa dipersatukan. Yang perlu dilakukan adalah fokus kepada apa yang mempersatukan tersebut, kemudian sambil berjalan kita akan belajar untuk mengapresiasi perbedaan yang ada.

Photo by Prabu Dennaga



 


Baca Juga :