Berkaryalah Tanpa Pamrih

Perolehan "hari ini" adalah akibat dari perbuatan "kemarin". Perbuatan "hari ini" menjadi sebab bagi...

Pembaharu

Pertama mereka tidak mempedulikanmu, lalu menertawakanmu, lalu mereka berkelahi dengan mu dan kamu...

Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

Rasa percaya diri timbul dari "hati yang percaya". Dan, hati yang percaya adalah hati yang kuat....

Hati Yang Hidup

Hati anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka...

Qalbu Seorang Pecinta

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah,...

Kebijaksanaan

Kebijaksanaan tak lagi menjadi kebijaksanaan bila terlalu sombong untuk meneteskan airmata, teramat...

  • Berkaryalah Tanpa Pamrih

    Tuesday, 17 August 2010 10:24
  • Pembaharu

    Friday, 17 September 2010 23:53
  • Rasa Percaya Diri Timbul Dari "Hati Yang Percaya"

    Tuesday, 17 August 2010 11:06
  • Hati Yang Hidup

    Friday, 17 September 2010 23:57
  • Qalbu Seorang Pecinta

    Friday, 17 September 2010 23:50
  • Kebijaksanaan

    Friday, 17 September 2010 23:47
Dari Hati
Bhakti Sosial Di Panti St. Asuhan Vincentius

Dengan senyum yang ceria sekitar 40-an teman dari Yayasan Anand Ashram (berafiliasi dengan PPB)    [ ... ]


Menikmati Keceriaan Bersama Anand Krishna Di Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB)

Anand Ashram (berafiliasi dengan PBB) secara rutin setiap 2 minggu sekali menyelenggarakan acara ope [ ... ]


Ancient Indonesian History and Culture Bukan Hanya Belajar Sejarah Melainkan Memahami Juga Makna Filosofi Yang Terkandung

Ancient Indonesian History and Culture adalah sebuah program pembelajaran jarak jauh lewat internet  [ ... ]


Belajar Transpersonal Dari Developer Joomla

Joomla adalah salah satu software opensource berbasis CMS yang popular dan banyak digunakan oleh web [ ... ]


Yang Lain
Visitors Counter
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday77
mod_vvisit_counterYesterday134
mod_vvisit_counterThis week77
mod_vvisit_counterLast week1314
mod_vvisit_counterThis month4421
mod_vvisit_counterLast month6834
mod_vvisit_counterAll113784

Online (20 minutes ago): 8
Your IP: 38.107.179.213
,
Now is: 2012-05-20 11:16
Who's Online
We have 6 guests online
Sudut Hati Artikel Ali Yang Bersyahadat
Indonesian English French German Italian Portuguese Russian Spanish

Suatu hari ketika 'Ali sedang berada dalam pertempuran, pedang musuhnya patah dan orangnya terjatuh. 'Ali berdiri di atas musuhnya itu, meletakkan pedangnya ke arah dada orang itu, dia berkata, "Jika pedangmu berada di tanganmu, maka aku akan lanjutkan pertempuran ini, tetapi karena pedangmu patah, maka aku tidak boleh menyerangmu."

"Kalau aku punya pedang saat ini, aku akan memutuskan tangan-tanganmu dan kaki-kakimu," orang itu berteriak balik.

"Baiklah kalau begitu," jawab 'Ali, dan dia menyerahkan pedangnya ke tangan orang itu.

"Apa yang sedang kamu lakukan", tanya orang itu kebingungan.

"Bukankah saya ini musuhmu?"

Ali memandang tepat di matanya dan berkata, "Kamu bersumpah kalau memiliki sebuah pedang di tanganmu, maka kamu akan membunuhku. Sekarang kamu telah memiliki pedangku, karena itu majulah dan seranglah aku". Tetapi orang itu tidak mampu.

"Itulah kebodohanmu dan kesombongan berkata-kata," jelas 'Ali.

"Di dalam agama Allah tidak ada perkelahian atau permusuhan antara kamu dan aku. Kita bersaudara. Perang yang sebenarnya adalah antara kebenaran dan kekurangan kebijakanmu. Yaitu antara kebenaran dan dusta. Engkau dan aku sedang menyaksikan pertempuran itu. Engkau adalah saudaraku. Jika aku menyakitimu dalam keadaan seperti ini, maka aku harus mempertanggungjawabkannya pada hari kiamat. Allah akan mempertanyakan hal ini kepadaku."

"Inikah cara Islam?" Orang itu bertanya.

"Ya," jawab 'Ali, "Ini adalah firman Allah, yang Mahakuasa,dan Sang Unik."

Dengan segera, orang itu bersujud di kaki 'Ali dan memohon,"Ajarkan aku syahadat."

Dan 'Ali pun mengajarkannya, "Tiada tuhan melainkan Allah. Tiada apa-apa selain Engkau, ya Allah."

Catatan :

Kisah seperti ini jarang sekali diangkat dimimbar-mimbar dan dipengajian-pengajian, sesungguhnya inilah Islam. Islam berperang bukan karena haus darah tetapi karena memang kondisinya mengharuskan berperang.

Lihatlah kekuatan sang sahabat Rasul, Ali, kekuatan yang datang dari kelembutan. Hanya dia yang lembut saja yang dapat melakukan hal seperti itu, mereka yang masih keras akan mempertontonkan kekerasan.

Sahabat Rasul yang dimuliakan oleh Allah, Ali, telah mampu menegakan syahadat dengan sebenar-benarnya syahadat : "Tiada tuhan melainkan Allah. Tiada apa-apa selain Engkau, ya Allah."
Tiada apa-apa selain Allah, Ali melihat kehadiran Allah dibalik sosok musuhnya, mereka yang masih mengotak-ngotakan Tuhan belum dapat merasakan kesatuan, belum dapat merasakan keesaan Tuhan, sehingga mengatas namakan Tuhan untuk menghacurkan ciptaan Tuhan lainnya.

Meski berperang dan menggunakan pedang kesadaran Ali berbeda dengan kita yang saat ini coba menegakan agama Allah dengan menggunakan kekerasan, kesombongan kita justeru membuktikan bahwasanya kita belum tahu apa-apa tentang Allah, jikau kita mengetahui tentang Allah tentunya kita tidak akan mengumbar kekerasan.

Seorang kakak memusuhi adiknya, bahkan memfitnahnya agar sudara yang lain menjauhi sang adik hanya karena sang adik membebaskan diri dari segala dokma dan doktrin yang sudah kadaluarsa. Ironisnya si kakak sering sekali bahkan taat melakukan ritus agama, hanya ritus, hanya sholat.
Sholat tanpa menegakan syahadat terlebih dahulu adalah percuma. Bersyahadat bukan hanya mengucapkan dibibir tetapi mengalaminya, bersyahadat adalah bersaksi. Jikalau anda menjadi saksi dipengadian anda harus mengetahui sebuah kejadian dengan sebenar-benarnya (mengalaminya sendiri), jika tidak maka anda akan disebut saksi palsu.

Perintah Allah jelas, tegakan sholat. Bukan mengerjakan sholat. Untuk menegakan sholat diperlukan pondasi yang tak lain dan tak bukan adalah syahadat. Sudahkan anda menjadi saksi yang benar ? atau kesaksian itu adalah palsu ?

Refrensi

TASAWUF MENDAMAIKAN DUNIA

Islam & World Peace: Explanation of A Sufi
oleh M.R. Bawa Muhayyaddin
Penerbit Pustaka Hidayah

 

Sumber : http://www.facebook.com/su.rahman.full



 


Baca Juga :


Secured by Siteground Web Hosting