Fusce suscipit varius mim sociis natoque penatibus et magnis dis.

Just A Simple Blog, From A Simple Man

Moral di dalam dongeng yang berjudul Ahli Perbintangan ini cukup berat, namun karena disampaikan dalam bentuk cerita yang menari menjadi mudah diserap. Dimana dongeng ini berisikan pemahaman untuk mengisi kehidupan dengan semangat here and now. Sekarang dan saat ini juga.

Alih-alih menghayalkan tentang masa depan, di dalam dongeng ini kita diajak untuk berkerja keras saat ini. Karena hari depan, atau masa depan dibentuk oleh hari ini.

“Perolehan “hari ini” adalah akibat dari perbuatan “kemarin”. Perbuatan “hari ini” menjadi sebab bagi perolehan “besok”. Tetaplah berkarya. . . Berkaryalah tanpa pamrih. . . Tanpa dipikirkan dan diharap-harapkan pun kita tetap menerima hasil dari setiap perbuatan kita. Janganlah kita menyangsingkan hal ini” ~ Anand Krishna

Jika kita menginginkan hidup yang lebih baik pada masa depan, maka kita harus mulai berkerja mengisi kehidupan kita sekarang. Saat ini juga dengan penuh semangat dan bersungguh-sungguh. Berhenti mengkhawatirkan masa depan, fokus dengan mengisi kehidpan hari ini. Sekarang dan saat ini juga. Berikut ini adalah isi dari dongen yang menarik itu.

Ahli Perbintangan

Oleh: Aesop

164753-1aDahulu kala hiduplah seorang tua yang dipercaya bisa meramal masa depan dengan melihat susunan bintang-bintang di langit. Dia menyebut dirinya sebagai seorang ahli perbintangan (astrologer) dan menghabiskan waktunya setiap malam dengan memandangi langit.

Suatu malam saat dia berjalan di sebuah jalan di pinggiran desa. Matanya menerawang memandangi bintang di atas langit. Dia mulai memperkirakan dan meramalkan apa yang akan terjadi di masa depan dari susunan bintang yang dilihatnya, dan saat itu juga tiba-tiba dia jatuh terperosok ke dalam lubang yang berisikan lumpur dan air.

Di lubang tersebut, sang Ahli Perbintangan tenggelam oleh lumpur sampai sebatas telinganya, dan dengan panik Dia berusaha untuk menggapai pinggiran lubang agar dapat memanjat keluar.

Dia lalu berteriak-teriak minta tolong dalam keadaan panik dan dalam waktu yang singkat orang-orang desa berlarian untuk datang menolong dan menariknya keluar dari lubang. Salah seorang diantaranya lalu berkata:

“Kamu selalu berpura-pura bisa membaca masa depan dengan melihat bintang-bintang, tapi kamu gagal untuk melihat apa yang ada di bawah kakimu! Mungkin kejadian hari ini akan menjadi pelajaran agar kamu lebih memperhatikan apa yang ada di depanmu, dan membiarkan masa depan berjalan dengan sendirinya.”

“Apa gunanya dapat membaca bintang-bintang,” kata yang lainnya, “apabila kamu sendiri tidak bisa melihat apa yang terjadi di dunia?”

Urus dan perhatikanlah hal-hal yang kecil, sehingga dengan sendirinya hal-hal yang besar juga akan berjalan dengan baik.

 

Baca Juga